Terapkan Smart Working, AXA Financial Prioritaskan Kesehatan Mental dan Kesejahteraan Karyawan

0
23

AXA Financial Indonesia meremajakan ruang kerja, sekaligus memberikan fleksibilitas  bekerja dari mana saja. 

Marketing.co.id – Berita Marketing | Pandemi COVID-19 telah membawa perubahan pada perilaku masyarakat,  termasuk karyawan di setiap perusahaan, hal ini mendorong perusahaan untuk melakukan berbagai  penyesuaian, termasuk pola kerja.

Sejalan dengan itu, AXA Financial Indonesia menerapkan budaya kerja  baru untuk meningkatkan kolaborasi dan aspirasi kinerja karyawan yang didukung oleh fasilitas dan  lingkungan kerja.

Niharika Yadav, Presiden Direktur AXA Financial  Indonesia mengatakan, selaras dengan tujuan brand AXA, bertindak untuk kemajuan insan manusia dengan melindungi hal  terpenting bagi mereka, AXA memprioritaskan kesejahteraan dan keselamatan karyawan dan secara  global mengikuti pendekatan kerja hibrida.

AXA Financial Indonesia melalui Smart Working bertujuan  untuk memungkinkan karyawan mengatur waktu antara kantor dan pekerjaan jarak jauh untuk  memberikan fleksibilitas individu dan pemberdayaan lebih lanjut. Sebuah survei internal juga menunjukkan  95% karyawan merasa positif berubah ke Smart Working.

“Kami berharap dengan perubahan ini kami  dapat memberikan pengalaman kerja yang menyenangkan dan nyaman sekaligus menumbuhkan budaya  kolaborasi, kepercayaan, dan inklusi. Dengan ini kami akan memungkinkan karyawan untuk  memberikan solusi dan layanan terbaik kepada masyarakat, pelanggan dan menjadikan AXA Financial  Indonesia perusahaan pilihan untuk bekerja,” ujarnya.

Dalam budaya Smart Working, AXA Financial Indonesia menerapkan pilar-pilar untuk menjadikan budaya  kerja yang lebih menarik bagi karyawannya. Pilar pertama mengutamakan kesejahteraan karyawan,  seperti penghargaan atas kontribusi karyawan daripada kehadiran.

Area kerja digunakan untuk  berkolaborasi, mengumpulkan ide-ide kreatif dan membangkitkan semangat karyawan. Selain itu, juga  mengutamakan kesehatan fisik dan mental karyawan guna mencapai work-life balance yang lebih baik.

“Kami menyadari pentingnya lingkungan kerja yang modern dan lebih terbuka serta fasilitas digital di saat  seperti sekarang ini. Karena, kami percaya suasana positif dapat berdampak besar pada keterlibatan  karyawan dan kami yakin bahwa tata letak baru ini akan membuat kantor kami lebih fungsional,” tambah Bukit  Rahardjo, Chief Financial Officer AXA Financial Indonesia.

Dalam meremajakan area kerja, AXA Financial Indonesia membagi dalam beberapa area  Collaborative Zone, Cherish Zone, Sparks Zone, Reflection Zone dan Chill Zone yang memiliki fungsi  masing-masing yang diharapkan dengan adanya area-area ini dapat mendorong kolaborasi, kreativitas dan  produktivitas karyawan.

Pilar kedua adalah pemberdayaan yang memungkinkan para pemimpin perusahaan menjadi panutan  dan merangkul tim di lingkungan kerja pilihan mereka dengan bertanggung jawab untuk menyelesaikan  pekerjaan secara efektif baik di kantor maupun di luar kantor. Pemimpin perusahaan juga diharapkan walk the talk, melakukan smart working, mengelola tim dengan penuh kepercayaan, dan mendukung tim agar  bekerja secara maksimal.

Pilar ketiga, fleksibilitas dengan akuntabilitas, misalnya karyawan dapat memilih  untuk bekerja hingga 40% dari rumah atau lokasi yang diinginkan. Hal ini juga didukung oleh infrastruktur  yang tepat, yaitu menyediakan alat kerja yang memadai, teknologi yang berfungsi dengan baik di kantor  maupun di rumah. Pada akhirnya bertujuan untuk menciptakan kinerja tinggi dan budaya keterlibatan  tinggi.

Dian Yuwiraswati, Chief Human  Resources Officer AXA Financial Indonesia menjelaskan, dalam mengimplementasikan Smart Working, AXA Financial Indonesia menekankan pada perubahan  budaya perusahaan, baik dari segi metode kerja maupun perilaku.

Smart Working akan membantu kita  menemukan keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik, menggunakan sumber daya dengan cara  yang lebih berkelanjutan, dan bekerja lebih efisien dengan lebih sedikit waktu yang dihabiskan untuk  perjalanan, yang semuanya berkontribusi pada ketahanan dan kesejahteraan karyawan secara  keseluruhan.

“Penerapan budaya Smart Working ini merupakan bukti salah satu komitmen perusahaan  dalam mengutamakan kesejahteraan fisik dan mental karyawan,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.