Tren Enterprise Performance Management

0
2113
Sumber gambar: Axiomepm.com
Sumber gambar: Axiomepm.com
Sumber gambar: Axiomepm.com

Dengan semakin berkembangnya peran divisi keuangan di sebuah perusahaan, kemajuan teknologi Enterprise Performance Management (EPM) juga kian berperan penting dalam membantu perusahaan untuk menemukan cara-cara baru guna mengoptimalkan aktifitas operasional mereka dan menangkap berbagai peluang baru di pasar.

Melihat potensi tersebut, penting bagi perusahaan untuk mengetahui bagaimana tren teknologi EPM kedepannya. Berkaitan dengan hal ini, Oracle menggali wawasan dari ratusan orang yang berperan sebagai pengambil keputusan di perusahaan tempat mereka bekerja; baik perusahaan yang telah menjadi pelanggan Oracle maupun yang bukan; tentang praktik dan teknologi EPM untuk mengidentifikasi tren EPM kedepannya. Inilah tren EPM yang paling menonjol:

Strategi-strategi EPM Menjadi Semakin Penting Bagi Perusahaan

Tingkat kekhawatiran seputar masalah keamanan dan kerahasiaan data telah berangsur-angsur menurun selama beberaa tahun terakhir ini. Saat ini, semakin banyak perusahaan yang telah menggunakan EPM di cloud, atau setidaknya mempertimbangkan untuk menerapkan teknologi tersebut. EPM di cloud paling sering digunakan oleh perusahaan untuk melakukan: perencanaan, penyusunan dan prakiraan anggaran, pengelolaan laporan akuntansi, serta pelaporan dan konsolidasi akuntansi.

Alasan utama mengapa banyak perusahaan menerapkan EPM di cloud adalah untuk menghindari investasi yang besar di awal dan investasi modal tetap (fixed capital) di masa-masa kondisi ekonomi dan perusahaan yang penuh dengan ketidakpastian. Selain itu, dengan teknologi cloud, perusahaan akan lebih lincah dalam melakukan bisnis; karena mampu menerapkan berbagai teknologi baru dengan lebih cepat.

Jangan Lupakan Perangkat Mobile!

Karena kemudahan dan kemampuan komputasi yang ditawarkan oleh berbagai perangkat mobile saat ini, maka semakin banyak karyawan memanfaatkan teknologi ini untuk bekerja. Bahkan, para manajer masa kini semakin terbiasa memanfaatkan teknologi tersebut untuk melakukan berbagai pekerjaan, contohnya melakukan review dan memberikan approval untuk berbagai proses akuntansi yang penting; seperti perencanaan, provisi pajak, dan pemenuhan pembiayaan.

Salah satu faktor yang membuat perangkat mobile semakin digandrungi kalangan profesional adalah fleksibilitas yang ditawarkan, karena mereka dapat bekerja kapanpun dan di manapun. Karena EPM mobile mampu memudahkan dan menyederhanakan proses penyampaian informasi, maka hal-hal ini menjadi pendorong tingkat adopsi EPM mobile di kalangan profesional.

Big Data Menjadi Sumber Informasi Baru Bagi Departemen Keuangan

Ledakan big data menawarkan sebuah kesempatan emas bagi perusahaan untuk memanfaatkan data-data yang tidak terstruktur ke dalam proses perencanaan mereka, agar mampu menghasilkan prakiraan yang lebih akurat.

Kedepannya, akan ada banyak perusahaan yang memanfaatkan big data di dalam proses pembuatan perencanaan dan prakiraan. Karena data-data ini disertakan di dalam aktifitas perencanaan dan prakiraan, maka orang-orang dari departemen keuangan akan memiliki kesempatan yang besar untuk lebih terlibat dalam mengkuantifikasi dan mengkualifikasikan sumber-sumber data baru dan nilai dari data tersebut bagi perusahaan.

Hal ini tentu saja memberikan nilai lebih bagi perusahaan, karena para profesional di bidang keuangan di suatu perusahaan tentunya sudah memiliki kemampuan kuantitatif dan orientasi terhadap data yang sudah teruji.

Dengan memanfaatkan big data, berbagai kemungkinan baru akan bisa terungkap, seperti contoh ; mengumpulkan analytics sosial dan analisis sentimen pasar untuk memprakirakan pendapatan perusahaan; menggunakan berbagai sensor untuk mengelola gedung dan peralatan modal, serta  mengurangi biaya pemeliharaan ataupun meningkatkan kualitas;  atau bahkan menyederhanakan berbagai proses bisnis berdasarkan data-data yang baru ini.

Bagi para eksekutif keuangan yang mampu menyediakan informasi dan wawasan baru yang berbeda dari kompetitor dan bisa mendorong pertumbuhan profit, maka karier mereka akan semakin melambung tinggi dengan cepat.

Praktik-praktik  Detail Costing Akan Tetap Dilakukan

Krisis ekonomi dan kondisi ekonomi yang tidak menentu memunculkan fokus yang intensif untuk mengendalikan biaya. Dengan secara lebih mendetail mebuat membagi-bagi alokasi dana, perusahaan akan mampu mengungkap bagaimana aktifitas-aktifitas interaksi dengan pelanggan mampu mempengaruhi keuntungan perusahaan dan bagaimana hal tersebut bisa membantu perusahaan untuk membuat keputusan yang lebih akurat tentang penawaran layanan dan produk di berbagai kanal.

Setelah menemukan jawaban-jawaban atas petanyaan tersebut, perusahaan akan bisa menggunakan berbagai alat pengelolaan biaya dan profitabilitas guna membuat kumpulan biaya-biaya multidimensional, biaya setiap aktifias, hingga biaya per unit untuk produk yang ditawarkan ketika menuliskan laporan laba rugi tentang pelanggan individu, akun perusahaan, aset, proyek dan pesanan. 

Memadatkan Penutupan Siklus Akuntansi, Dengan Menargetkan Penutupan Secara Virtual

Selama bertahun-tahun, departemen keuangan di perusahaan telah berusaha untuk mempersingkat penutupan siklus akuntansi. Meskipun begitu, masih terbukanya banyak kesempatan yang dapat dilakukan. Dengan berfokus pada perpanjangan penutupan siklus akuntansi dan proses pelaporan akuntansi, software peralatan yang tersedia saat ini sudah mampu mengungkap apa saja peningkatan yang dapat dilakukan.

Aplikasi-aplikasi ini memungkinkan perusahaan membuat laporan keuangan dengan lebih cepat dan akurat, untuk dilaporkan kepada para stakeholder. Selain itu, aplikasi-aplikasi ini mampu  menyediakan tingkat tata kelola, visibilitas, dan transparansi yang lebih baik ke dalam siklus pelaporan dan penutupan akuntansi. Selain itu dalam hal meningkatkan efisiensi, peralatan ini memungkinkan para manajer senior untuk bisa melaporkan angka-angka pada laporan keuangan tersebut dengan lebih percaya diri. 

Semakin Meningkatnya Kompleksitas Dari Pengungkapan Laporan Akuntansi

Dari tahun-ke-tahun, ketentuan dalam kepatuhan pelaporan semakin banyak dan semakin terkerucut. Sepertinya, pada saat ini, tidak ada batasan tentang seberapa besar bagian pengungkapan di dalam regulatory filling akan berkembang. Sebagai tambahan, peraturan yang dikhususkan untuk setiap industri dan peraturan tentang keamanan cyber akan semakin membuat proses pengungkapan laporan akuntansi menjadi semakin rumit.

Aplikasi-aplikasi yang tersedia saat ini memungkinkan perusahaan untuk mengelola pembuatan regulatory filings dengan lebih efektif. Hal ini dimungkinkan karena aplikasi tersebut mengintegrasikan proses pengelolaan dengan siklus penutupan akuntansi dan mengotomatisasinya dengan berbagai peralatan pelaporan akuntansi.

Ledakan Enterprise Data Governance Di tahun 2015

Apakah Anda pernah menghadiri pertemuan yang membahas perihal keuangan, dimana semua orang memiliki angka yang berbeda-beda untuk suatu hal yang sama dan menghabiskan waktu yang cukup lama hanya untuk berdebat tentang siapa benar? Masalah seperti ini sudah umum terjadi karena perusahaan sering kali memiliki informasi yang ‘sama’ di dalam berbagai sistem yang berbeda-beda.

Untuk memastikan konsistensi data, perusahaan membutuhkan solusi Enterprise Data Governance (EDG) yang didesain khusus untuk menangani lingkungan bisnis yang dinamis dan yang berubah dengan sangat cepat, guna menjaga keselerasan struktural informasi di perusahaan. Dengan begitu, perusahaan akan mampu meminimalkan waktu yang dibutuhkan untuk menyinkronkan informasi antar sistem; lebih sedikit berdebat tentang siapa yang benar dan lebih berkonsentrasi dalam pembahasan masalah perusahaan.

Sustainability Reporting Menjadi Sebuah Keharusan

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan yang tidak hanya melaporkan data-data keuangan mereka, menjadi bahan diskusi bagi banyak pihak. Pressure groups, lembaga swadaya masyarakat, dan, seperti pada beberapa kasus, bahkan pemerintah semakin menyuarakan manfaat ‘sustainability reporting’, bagi seluruh stakeholder. Karena dorongan dari banyak pihak ini, kedepannya perusahaan akan melihat sustainability reporting sebagai suatu keharusan. 

Kesimpulan

Singkatnya, pengungkapan laporan akuntansi, regulatory reporting, dan berbagai sustainability process menjadi kian kompleks. Melihat semakin kompleksnya proses yang dibutuhkan, pemahaman dan pemanfaatan teknologi menjadi salah satu faktor diferensiasi bagi para pemimpin di setiap industri. Sudah banyak perusahaan yang bergantung pada solusi-solusi EPM untuk meraih keunggulan di pasar.

Untuk meraih keunggulan tersebut, para manajer menggali wawasan untuk berbagai aspek bisnis perusahaan dengan memanfaatkan peralatan EPM moderen, yang sudah dilengkapi dengan teknologi cloud, mobile, dan big data agar mendapatkan data dan informasi yang relevan serta akurat.

Dipersenjatai dengan informasi-informasi perusahan yang terbaru dan akurat dari peralatan EPM, departemen keungan dapat lebih percaya diri dalam melakukan aktifitasnya; seperti perencanaan, penyusunan anggaran dan prakiraan, penutupan siklus akuntansi, scorecard, pembiayaan, keuntungan, dan fungsi-fungsi penting lainnya.

(Francis Han, General Manager, EPM-BI Exalytics, ORACLE Corporation)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.