Trik Aman Bertransaksi Online Saat Cyber Crime Merajalela

0
49
BayarInd Blibli.com

Marketing.co.id – Berita Digital | Saat ini, kehadiran internet tidak hanya memberikan kemudahan untuk melakukan kegiatan positif, namun juga mempermudah seseorang atau sekelompok tertentu untuk melakukan kejahatan seperti mencuri data dan mendapatkan keuntungan dari tindakan tersebut, hal ini disebut dengan cyber crime. Adapun tujuan dari cyber crime ini sudah pasti uang dan biasanya sindikat seorang atau sekelompok yang sudah mempersiapkan ini dengan matang dan terencana.

BayarInd Blibli.com

Lusyana Wijaya, Risk & Payment Management Manager di Blibli.com menjelaskan, sebenarnya ada banyak jenis cyber crime tapi yang sering terjadi e-commerce itu ada lima. Pertama, Account Takeover. Dimana, para pelaku masuk atau log in ke akun untuk mendapatkan credential seperti email dan password sewaktu log in ke akun sosial media atau email disaat menggunakan wifi atau komputer umum. Kedua, Identity Theft, ini lebih ke data pembayarannya yang dicuri.

Lebih lanjut, dia menambahkan, ada juga Phishing, contohnya seperti link yang namanya mirip dengan website terakreditasi dan akan diminta untuk log in. Padahal, itu bukan log in tapi data diambil – umumnya pengiriman link melalui SMS atau e-mail. Berikutnya, ada DDOS Attack, ini lebih ke sistem yang diserang, contoh promo barang limited di e-commerce, saat akses website  loading lama karena sistemnya diserang oleh para orang yang mengincar promo. Terakhir ada Social Engineering, biasanya para pelaku ini menelpon korban untuk meminta informasi penting seperti OTP.

“Para sindikat ini selalu akan mencari cara agar bisa memperoleh data untuk melancarkan aksi kejahatan. Maka, kami menegaskan bahwa consumer jangan pernah memberikan data pribadi. Kalaupun panik disaat sindikat ini telpon, tutup saja  lalu telpon ke pihak bank atau e-commerce untuk konfirmasi. Kalau sudah terlanjur bocor, langsung hubungi pihak bank dan e-commerce untuk meng-cancel transaksi dan ganti pin. Selain itu, consumer juga bisa ganti password secara berkala apa lagi setelah log in menggunakan wifi umum atau device,” ujar dia.

Tidak hanya consumer, dia menjelaskan, pelaku e-commerce juga wajib untuk melindungi consumer dari cyber crime. Seperti yang dilakukan Blibli.com, yakni kepuasan consumer – seperti slogan “Karena Kamu  Nomor Satu”, maka Blibli.com menggunakan sistem yang bisa mengawasi transaksi selama 24 jam non-stop, salah satu sistem yang wajib dimiliki itu adalah FDS (Fraud Detection System) fungsinya untuk mendeteksi tindakan cyber crime dan sistem FDS pun dibantu oleh Bayarind. Selain menyediakan jenis pembayarannya, Bayarind dilengkapi dengan FDS.

Nuriska, Senior Manager Business Bayarind Payment Gateway menambahkan, bahwa sistem FDS adalah pelengkap dari sistem keamanan Bayarind untuk para merchant. Bayarind memberikan pengalaman terbaik untuk para merchant dengan dukungan beragam pembayaran online.

“Dengan sistem integrasi yang mudah, parameter yang bisa meminimalisir transaksi mencurigakan dan yang pasti selalu update akan membantu bisnis,” imbuh Nuriska.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.