“Tropical Generasi Peduli” Ajak Gen Z dan Milenial Jaga Detak Jantung Bumi

0
203
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyaksikan penyerahan secara simbolik tempat sampah kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto (kedua dari kiri) yang diserahkan oleh perwakilan dari Tropical serta disaksikan oleh Nugie, penggiat lingkungan hidup. Foto: Istimewa.

Marketing.co.id – Berita Marketing | Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang berlangsung pada 21 Februari kemarin, diikuti pula oleh Tropical dengan menggelar rangkaian kegiatan peduli lingkungan “Tropical Generasi Peduli”, berupa penyediaan 50 titik tempat sampah di sejumlah apartemen serta beberapa tempat umum yang ada di wilayah DKI Jakarta.
Dari data Suistanable Waste Indonesia (SWI) pada tahun 2017 diketahui bahwa 24% sampah di Indonesia masih tidak terkelola. Dari data tersebut, jenis sampah yang paling banyak dihasilkan adalah sampah organik sebesar 60%, sampah plastik sebesar 14%, serta sampah dari bahan lain sebesar 26%.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (kanan) didampingi oleh perwakilan dari Tropical dan Nugie (musisi dan penggiat lingkungan), tengah memperhatikan sepatu dari bahan daur ulang dalam kegiatan kampanye “Tropical Generasi Peduli” di Jakarta, pada Senin (21/02). Foto: Istimewa.

“Mayoritas penduduk Indonesia saat ini, berdasarkan hasil sensus Biro Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2020 didominasi oleh Generasi Z sebanyak 27,94% dan Generasi Milenial sebesar 25,84%. Dua generasi ini merupakan generasi penerus yang dapat kita ajak untuk peduli terhadap lingkungan dengan cara melatih membuang sampah sesuai jenis pada tempatnya. Pada hari ini Tropical ingin mengajak mereka untuk lebih peduli terhadap detak jantung bumi dan jantung hati agar lingkungan hidup tetap terjaga. Hal ini merupakan bagian dari kampanye Tropical Generasi Peduli,” ujar Aristo Kristandyo, Senior VP Marketing PT Bina Karya Prima.
Senada dengan Aristo, dalam peringatan HPSN ini, Asep Kuswanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta yang turut hadir juga menambahkan bahwa Dinas Linngkungan Hidup DKI Jakarta tengah menggalakkan pengurangan sampah dari sumber yang berbasis pemilahan sampah. Hal ini sesuai Peraturan Gubernur Nomor 77 tahun 2020 tentang pengelolaan sampah lingkup rukun warga (RW) yang dimana implementasinya masyarakat harus memilah sampah sejak dari rumah sesuai jadwal per jenis sampah.”
“Tropical akan terus melakukan kegiatan yang dapat membantu penanganan sampah daur ulang menjadi barang yang lebih bermanfaat serta berdaya guna seperti sepatu dan tas sekolah. Kami ingin generasi penerus tetap berada dalam lingkungan hidup yang terjaga sehingga bumi tidak cepat menjadi “tua”. Pengelolaan sampah menjadi barang yang dapat dimanfaatkan dapat mengurangi limbah sampah yang terbuang dengan percuma,” imbuh Aristo
Nugie, seorang musisi serta penggiat lingkungan hidup serta penerima penghargaan Satyalencana Wira Karya 2018 yang turut hadir pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, turut membagikan pengalamannya mengajarkan anak-anak untuk memilah sampah sesuai jenis nya. Menurut Nugie, tidak semua sampah yang dibuang itu jenisnya sampah sehingga anak-anak perlu diajarkan sebuah kebiasaan baru agar pengolahan sampah menjadi lebih mudah. Selain dapat menghindari, cara ini juga mencegah terjadinya penumpukan sampah yang dapat memicu pencemaran udara.
Marketing.co.id: Portal Berita Marketing & Bisnis.
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.