Wow… 40% Bisnis Kecil Jadi Korban Cyberattacks!

0
760

cyber attack business small

Sebuah laporan terbaru menunjukkan bahwa pemilik bisnis kecil mungkin belum (tidak) siap terhadap serangan hacker.

Menurut survei terbaru, lebih dari 40% dari bisnis kecil melaporkan bahwa mereka telah menjadi korban serangan cyber–dan telah menguras banyak uang mereka.

Hal itu diungkapkan oleh The 2013 Small Business Technology Survey dari The National Small Business Association (NSBA) – organisasi advokasi nonpartisan berbasis di Washington DC.

NSBA menyurvei lebih dari 800 pemilik bisnis kecil. Hasilnya, rata-rata biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan akibat serangan cyber ini sekitar US$ 8.699. Dalam kasus hacking akun bisnis perusahaan perbankan, kerugian rata-rata mereka adalah US$ 6.927.

“Hal yang lebih mengkhawatirkan dari masalah cybersecurity bagi bisnis kecil adalah kenyataan bahwa rekening giro bisnis tidak dilindungi ketika hadir secara online, tidak seperti rekening konsumen. Dan mayoritas bisnis kecil atau sekitar 75% bahkan sama sekali tidak menyadarinya,” kata laporan tersebut.

Survei ini meliputi jawaban dari pemilik bisnis kecil yang mewakili berbagai industri. Mulai dari manufaktur sampai ke sektor untuk membiayai pertanian. Hampir semua pemilik bisnis kecil mengatakan bahwa cybersecurity yang baik menjadi perhatian yang sangat penting atau mendapat perhatian khusus.

Selain itu, NSBA juga menemukan bahwa ada penurunan jumlah perusahaan yang menggunakan jasa perusahaan luar guna menangani kebutuhan IT mereka.

Tahun 2010, sekitar 36% responden yang disurvei mengatakan bahwa kebutuhan teknologi mereka ditangani oleh perusahaan luar, dan sekarang turun menjadi 24%. Tanggung jawab keamanan online kemudian banyak diambil alih sendiri oleh pemilik bisnis, dan besarannya mencapai 39% menurut survei tersebut.

Sementara itu, peringkat keamanan menjadi isu utama ketiga yang menjadi tantangan teknologi bagi pemilik bisnis kecil. Sayangnya, survei ini tidak menyelidiki bagaimana perusahaan menangani permasalahan yang mereka hadapi tersebut.

Namun, tahun lalu, sebuah survei terpisah yang dilakukan oleh Cyber Security Alliance dan Symantec menemukan bahwa sekitar 83% dari bisnis kecil tidak memiliki rencana formal bagi cybersecurity.

Sumber: Inc.com | Editor: WahidFZ, Sekar Ayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.