Yuk Mampir ke Kota Digital Popazop!

0
4705
Yuk Mampir ke Kota Digital Popazop!

Makin ramainya penduduk dunia maya tampak dimanfaatkan dengan baik oleh banyak pihak. Terbukti dengan semakin menggilanya jual-beli online. Salah satunya adalah Popazop, yang menawarkan sebuah konsep unik, yaitu kota digital.

Yuk Mampir ke Kota Digital Popazop!

Franky Sibarani, Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) sempat mengatakan bahwa ntuk tahun 2013 saja transaksi belanja online mencapai angka Rp 100 triliun, dan itu dinilai akan terus meningkat.

Hal lain yang mendukung hal tersebut adalah jumlah toko online yang terus bertumbuh. Baik yang diikuti oleh pemain besar, maupun pemain kecil (UKM).

Yuk Mampir ke Kota Digital Popazop!
Gilbert Thanamas, Division Head of Doku Wallet (tengah) bersama dengan para Merchant Popazop. Monica Handrajid, owner @armleather (kiri) dan Elvira Indriasari, Advertising & Promotions Manager Mal Taman Anggrek (kanan).

Peluang ini lalu tak disia-siakan oleh DOKU Wallet, perusahaan lokal yang menyediakan dompet digital ini lalu membuat sebuah market place dengan konsep kota digital. Diberi nama Popazop, pengunjung diberikan pengalaman menarik layaknya masuk ke sebuah kota baru dengan tampilan gedung dengan penduduk animasi.

Agak unik memang, namun sepertinya mereka mengamini bahwa digital adalah the future, dan Popazop hadir untuk mereka yang akan menjadi pemain aktif di masa depan, yakni anak muda. Terlihat dengan tampilannya yang colourful dan youth banget.

“(Kami menyajikan) tampilan situs yang fresh, ada pula games interaktif yang yang diharapkan dapat menciptakan pengalaman belanja online yang lebih akrab bagi online shoppers Indonesia,” ucap Gilbert Thanamas, DOKU Wallet Head, saat ditemui di acara konferensi pers peluncuran Popazop, The Terrace, Senayan National Golf Golf Club, Jakarta.

“Konsep virtual shopping town dengan animasi ini merupakan yang pertama hadir di Indonesia,” lanjutnya pada acara yang berlangsung di hari Rabu, 28 Januari 2015 tersebut.

Gilbert meneruskan, kota digital itu tidak cuma bisa dinikmati oleh muda-mudi pecinta belanja online, tapi juga mereka yang ingin menjual produknya di digital.

Yuk Mampir ke Kota Digital Popazop!
Keramaian di meja registrasi, konferesi pers Popazop

Untuk mencapainya, mereka pun lebih menargetkan merchant-merchant yang terdiri dari pelaku bisnis UKM.

“Sudah ada 50 merchant yang bergabung. Memasuki tahun 2015, kami menargetkan 150 merchant, 100 merchant dari UKM, dan 50 sisanya merupakan merek besar,” pungkas Gilbert.

Proses transaksi di Popazop pun sepenuhnya dilakukan via DOKU Wallet. Jika sudah memiliki akunnya, Anda bisa melakukan Top Up lewat kartu kredit, BNI, ATM Bersama, Alfa Grup, serta Seven Eleven.

Sementara untuk strategi promosi, Popazop akan melakukan iklan di 40 studio Cinema 21, Radio Show, serta edukasi di kampus-kampus. “Semua itu akan kami terapkan di bulan Februari 2015 nanti. Hanya saja, kami masih fokus di regional Jakarta-Bandung untuk promo dan edukasi,” tegas Gilbert.

Nampaknya Popazop sengaja dibuat untuk lebih menggaungkan nama DOKU Wallet. Market place ini juga sengaja dibuat agar online shoppers Indonesia familiar dengan pembayaran digital.

Untuk itu, Gilbert mengaku tidak memberikan potongan kepada penjual maupun pembeli. Popazop juga tidak mengambil komisi dari transaksi yang berlangsung.

Lantas dari mana mereka mendapat revenue? Dari penggunaan DOKU Wallet. Karena DOKU Wallet mendapat komisi sekitar 1.5% dari harga jual barang yang ditawarkan oleh merchant yang berhasil menjual produknya lewat metode pembayaran DOKU Wallet.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.