Salesmanship

Permintaan Tenaga Sales & Marketing Meningkat di Asia dan Indonesia

Dalam beberapa tahun terakhir terjadi pergeseran dalam mencari lowongan kerja. Kalau sebelumnya pencari kerja mencari lowongan kerja di media cetak seperti surat kabar, sekarang pencari kerja cenderung mencari lowongan di internet. Situs yang menawarkan pekerjaan lowongan kerja pun bertaburan di internet. Di internet kita bisa menemukan berbagai posisi pekerjaan.

sales

Laporan gabungan dari JobStreet.com & JobsDB menunjukan posisi Sales, Marketing, dan Professional Business Development banyak ditawarkan di Asia. Permintaan akan posisi tersebut meningkat di kwartal ketiga 2016. Lebih dari 16% iklan lowongan di Asia adalah untuk posisi Sales & Professional marketing, itu menjadikan posisi tersebut merupakan segmen yang sulit untuk diisi di Asia.

Berdasarkan infografik, posisi pekerjaan yang paling dicari oleh HRD di Indonesia adalah posisi Sales & Marketing. Posisi tersebut juga menduduki peringkat puncak pada 6 dari 7 negara di Asia. Untuk Indonesia, peringkat dua dan tiga disusul posisi Akuntan/Finance dan Admin.

Sales & Marketing banyak dibutuhkan sektor manufaktur, produksi, retail, merchandise, banking, dan pelayanan finansial. Sedangkan untuk Asia, dapat disimpulkan bahwa Industri Perbankan dan Pelayanan finansial adalah insutri yang paling banyak mencari posisi Sales & Marketing. Presentase pencarian posisi tersebut bisa mencapai 16% dari jumlah lowongan yang ada.

Sementara itu, industri perbankan dan finansial memperlihatkan permintaan tertinggi di Asia. Tren perekrutan saat ini juga mengindikasikan kenaikan sebanyak 5% dari industri healthcare, medis dan farmasi.

JobStreet.com dan jobsDB merupakan bagian dari SEEK ASIA, pemimpin di industri pasar kerja online di Asia. SEEK Asia beroperasi di 7 negara yaitu Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.

SEEK Asia merupakan perluasan dari SEEK. SEEK terdaftar pada Bursa Efek Australia. SEEK Asia memilliki lebih dari 500 ribu member perusahaan dan 24 juta pencari kerja.

Tony Burhanudin

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

To Top