4 Penyebab Ban Mobil Anda Kempes

0
40
ban mobil

Marketing.co.id – Berita Otomotif | Ban mobil kempes atau tidak berada di tekanan angin yang diharuskan adalah masalah yang mengganggu bagi kendaraan roda empat. Tanpa disadari oleh pemilik kendaraan, kondisi ban mobil dengan tekanan angin yang kurang bisa menjadi salah satu penyebab borosnya bahan bakar pada kendaraan, selain itu ban kempes juga bisa memicu risiko terjadinya kerusakan-kerusakan lain pada kendaraan roda empat bahkan potensi kecelakaan.

ban mobil

Dalam berkendara, ban mobil memiliki peran yang penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pengendara dan penumpang, sehingga kehadirannya perlu diperhatikan. Ketika ban mobil kempes tidak segera dilakukan pengisian angin, maka akan terjadi kemungkinan ban menjadi retak bahkan hingga pecah yang tentunya membahayakan diri sendiri dan pengendara lainnya.

Agar perjalanan berkendara terasa lebih nyaman, penting bagi seluruh pemilik kendaraan untuk selalu memeriksa tekanan angin di dalam ban secara berkala dan mengetahui penyebab terjadinya kempes. Untuk itu, Lifepal.co.idinsurance marketplace terdepan di tanah air – membagikan beberapa penyebab kempesnya ban mobil. Berikut simak penjelasan lebih detail dari Benny Fajarai, Co-Founder dari Lifepal.

1. Bocor halus

Penyebab ban mobil kempes yang pertama adalah kerikil atau serpihan kaca yang menusuk ke bagian ban saat kamu melewati jalanan yang buruk. Saat melintasi jalan yang buruk sebaiknya segera mengecek dengan detail apakah serpihan tersebut masih menempel pada ban mobil atau tidak. Segera angkat kerikil, batu kecil, atau serpihan lainnya untuk menghindari terjadinya ban mobil bocor halus.

2. Mobil diparkir saat udara dingin

Salah satu penyebab ban sering kempes padahal tidak bocor adalah mobil diparkir dalam waktu yang lama di luar ruangan khususnya saat udara dingin. Apabila suhu dingin, tekanan udara pada ban akan mengalami penurunan sehingga akan terasa lebih kempes. Suhu rendah ini juga dapat membuat material karet mengkerut sehingga terbentuk ruang kosong di antara ban dan velg sehingga udara dari dalam bisa keluar.

3. Kerusakan pada pentil ban

Salah satu bagian pada komponen ban yang harus dijaga kondisinya dengan baik yaitu adalah pentil ban atau lubang angin. Komponen ini tersedia pada bagian permukaan ban sehingga segelnya harus selalu berada dalam kondisi yang baik.

Apabila didapati celah yang besar, tentu akan menyebabkan angin di dalam keluar sehingga ban dapat kempes dengan sendirinya. Umumnya, gangguan ini seringkali terjadi karena lubang angin mengalami karat sehingga velg dan pentil ban-nya mengalami getas

4. Velg mobil rusak atau peyang

Penyebab ban mobil kempes lainnya yaitu adalah kemungkinan bagian velgnya yang mengalami kerusakan atau peyang. Kerusakan pada velg seperti ini akan mengakibatkan dudukan ban tidak lagi dapat menempel dengan rapat. Hal ini tentu akan menyebabkan udara pada bagian dalamnya menjadi keluar.

Beberapa penyebab kerusakan velg misalnya mobil yang sering melaju dalam kecepatan tinggi dan sering menghantam lubang di jalanan. Selain itu, velg yang rusak juga dapat terjadi karena berkarat terlebih pada velg besi atau non-alloy.

Benny menambahkan apabila saat berkendara mulai terasa hal-hal yang tidak nyaman pada ban mobil, sebaiknya mulai pelankan kecepatan mobil dan menepi di lokasi yang aman untuk mengecek keadaan ban agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Benny menganjurkan untuk mencegah risiko yang fatal, jangan lupa untuk selalu membawa ban mobil cadangan kemanapun Anda pergi. Untuk berjaga-jaga sebaiknya Anda juga selalu mengecek kondisi ban mobil sebelum memulai perjalanan, terutama saat hendak berpergian jauh. Masalah ban bocor saat Anda sedang berkendara di jalan tentu jadi hal yang sangat menjengkelkan dan juga membahayakan. Namun, hal tersebut akan mudah tertangani jika Anda memiliki asuransi mobil, Anda dapat langsung menghubungi asuransi mobil untuk mendapatkan bantuan towing maupun claim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.