AQUA Life Catat Sebagai Produk Minuman Pertama Bersertifikasi Carbon Neutral

0
49
Danone

Marketing.co.id – Berita Consumer Goods | Melalui AQUA Life, Danone Indonesia telah meminimalisir emisi karbon di setiap tahap siklus hidup botol kemasan. Mulai dari bahan baku produksi yang menggunakan 100% plastik daur ulang, penggunaan energi terbarukan pada proses produksinya hingga upaya offsetting untuk mengimbangi emisi yang tersisa.

Danone

Ratih Anggraeni, Head of Climate and Water Stewardship Danone Indonesia menjelaskan, bahwa Danone-AQUA telah menjalankan berbagai inisiatif pengurangan jejak karbon melalui efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, optimalisasi distribusi produk, inovasi kemasan, serta meningkatkan kemampuan tanah untuk menyerap lebih banyak karbon dengan konservasi lahan dan pertanian regeneratif; sehingga dapat menjadi perusahaan dengan Net Zero Emission atau Emisi Nol di seluruh rantai pasoknya pada tahun 2050, sebagai upaya mitigasi perubahan iklim dan membangun bisnis yang berkelanjutan.

“Sebagai komitmen Danone AQUA untuk mencapai Net Zero, AQUA Life telah menjadi minuman pertama bersertifikasi Carbon Neutral di Indonesia. Mengacu pada standar internasional PAS 2060 oleh Carbon Trust, sehingga diharapkan tidak berkontribusi pada penambahan gas rumah kaca di atmosfer. Melalui produk ini, kami bersama-sama konsumen dapat ikut serta dalam mitigasi perubahan iklim yang dampaknya kini semakin dirasakan”, ungkap Ratih.

Agung Bimo Listyanu, CEO Carbon Ethics dalam sesi diskusi tentang dampak perubahan iklim di ajang IDEAFEST 2022 mengatakan, enpingkatan tambahan 0,5°C ke target pemanasan 2°C menyebabkan lebih dari 15% area daratan global terpapar tingkat tekanan panas yang mempengaruhi kesehatan manusia. Peningkatan paparan terhadap ancaman kesehatan, kebakaran hutan, tekanan panas tanaman dapat dihindari dengan membatasi pemanasan global hingga 1,5°C, bukannya 2°C.

Fakta yang ada di lapangan tentang mitigasi perubahan iklim saat ini masih jauh dari komitmen yang disepakati. Sebagai contoh, setiap menit kita telah kehilangan area hutan seluas 10 lapangan sepak bola, padahal hutan memegang peranan penting dalam menyerap kembali emisi karbon dari atmosfer. Di tingkat masyarakat keinginan untuk  hidup yang serba praktis juga meningkatkan konsumsi energi, penggunaan bahan bakar fosil dan penggunaan kemasan plastik sekali pakai.

“Emisi karbon yang dihasilkan dari kehidupan manusia yaitu dari sektor produksi, konsumsi, dan transportasi perlu dikelola dengan usaha kita semua untuk terus menguranginya. Menjalani gaya hidup ramah lingkungan dapat menjadi langkah konkret untuk menekan jejak karbon yang kita ciptakan karena dapat secara langsung mengurangi konsumsi energi. Kami di Carbon Ethics  selalumenempatkan diri sebagai mitra yang tepat bagi sektor bisnis maupun individu yang ingin memberikan kontribusi yang nyata terhadap perubahan iklim dan usaha-usaha mereka untuk melakukan konservasi iklim”, lanjut Bimo.

Karena itu, Danone di Indonesia sebagai bagian dari pelaku usaha dan juga produsen terus berkomitmen untuk memerangi perubahan iklim dengan mengurangi jejak karbon di sepanjang rantai pasoknya serta meminimalisir pelepasan karbon ke udara dengan berbagai upaya kolaboratif demi mencapai ambisi Net Zero yang sudah menjadi komitmen global.

Pada kesempatan yang sama, Dion Wiyoko, seorang Aktor dan peminat gaya hidup ramah lingkungan juga memberikan perspektifnya terhadap dampak perubahan iklim. “Dampak perubahan iklim yang menurut saya paling terasa sekarang adalah cuaca yang semakin tidak menentu, kenaikan suhu udara yang terasa semakin panas, dan dari tahun ke tahun bencana alam seperti banjir makin meluas di berbagai daerah, dan tentu berpengaruh juga ke ketersediaan stok pangan. Hal ini terjadi tentu saja karena jejak karbon yang ditinggalkan oleh manusia semakin tinggi, dan dampak-dampak yang terjadi ini merupakan konsekuensi yang harus dihadapi.”

Dion juga membagikan beberapa tips sederhana untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan seperti mulai mengurangi pemakaian kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum, menggunakan kemasan galon guna ulang yang lebih rendah jejak karbon saat di rumah, dan memilah sampah yang dibuang, terutama sampah kemasan plastik yang bisa dibawa ke tempat daur ulang sehingga dapat digunakan kembali.

Dion juga mengapresiasi inovasi dan berbagai langkah yang dilakukan oleh beberapa perusahaan maupun brand untuk meminimalkan jejak karbon mereka sebagai suatu langkah maju. Sebagai contoh, hal yang sangat baik telah dilakukan oleh Danone-AQUA, dalam hal ini melakukan inovasi produk dengan memperkenalkan AQUA Life yang telah bersertifikat karbon netral dan dapat menjadi solusi gaya hidup ramah lingkungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.