IoT Smart Manufacturing untuk Tingkatkan Efisiensi dan Produktivitas Manufaktur

0
128
IoT Smart Manufacturing
Direktur Teknikal PT Akebono Brake Astra Indonesia Daniel Suryananta menyambut baik inovasi bisnis Telkomsel IoT Smart Manufacturing yang sangat membantu untuk proses melacak part dalam polybox secara real-time, instan, dan report yang akurat.

Marketing.co.id  –  Berita Digital & Techno | Telkomsel meluncurkan solusi Internet of Things (IoT) Smart Manufacturing. Solusi digital ini ditujukan bagi industri manufaktur yang bergerak menuju digitalisasi dengan connected sensor dan collected data dalam data platform sebagai pengumpulan data yang dianalisis. Dengan demikian keputusan dapat diambil dengan cepat dan tepat yang meliputi seluruh rantai suplai yang ada di perusahaan seperti produksi, quality, maintenance, dan warehouse.

End-to-end solution terintegrasi yang dihadirkan oleh Telkomsel IoT Smart Manufacturing ini memungkinkan terciptanya industri manufaktur yang berkelanjutan (sustainable manufacturing), dengan mendorong peningkatan efisiensi, produktivitas, hingga keamanan pada setiap proses operasional perusahaan melalui analisis data akurat.

Direktur Planning & Transformation Telkomsel Wong Soon Nam mengatakan, dengan dukungan layanan IoT Smart Manufacturing, Telkomsel menghadirkan solusi digital terintegrasi pada rantai manufaktur yang sejalan dengan roadmap para pelaku industri Tanah Air dalam ekosistem yang mendukung komitmen Making Indonesia 4.0.

Baca juga: Selandia Baru Buka Akses Teknologi Industri 4.0 Bagi Manufaktur Indonesia

“Langkah ini sekaligus mempertegas kembali komitmen Telkomsel yang mendukung pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu unsur perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2030 melalui percepatan transformasi Industri 4.0,” tuturnya.

Soon Nam kemudian menegaskan, solusi end-to-end yang terintegrasi dari Telkomsel IoT Smart Manufacturing tidak hanya akan memberikan peningkatan produktivitas dan efisiensi perusahaan, namun juga mendukung terciptanya industri manufaktur yang ramah lingkungan, sesuai dengan target Sustainable Development Goals (SDGs).

Saat ini, solusi digital yang dihadirkan oleh Telkomsel IoT  telah diimplementasikan oleh PT. Akebono Brake Astra Indonesia, pabrikan brake terbesar di Indonesia. Telkomsel IoT Smart Manufacturing diimplementasikan untuk memberikan solusi atas permasalahan warehouse management system dan part pulling system yang masih menjadi kendala bagi perusahaan tersebut dalam mengoptimalkan efisiensi dan produktivitas karena belum terintegrasi sepenuhnya.

 IoT Smart Manufacturing
Direktur Teknikal PT Akebono Brake Astra Indonesia Daniel Suryananta menyambut baik inovasi bisnis Telkomsel IoT Smart Manufacturing yang sangat membantu untuk proses melacak part dalam polybox secara real-time, instan, dan report yang akurat.

Direktur Teknikal PT Akebono Brake Astra Indonesia Daniel Suryananta mengatakan, sebagai perusahaan manufaktur pihaknya membutuhkan warehouse management system dan part pulling system yang terintegrasi untuk mempercepat proses kerja dan mencegah human error.

“Kolaborasi ini telah membantu kami melalui  Part Pulling Monitoring System sebagai solusi business process transaction. Dengan dukungan teknologi RFID, kami dapat melacak part dalam polybox secara real-time, instan, dan report yang akurat. Kini proses kerja di part pulling atau part supply kami menjadi lebih efektif dan produktif,” tuturnya.

Seperti dituturkan Daniel, Akebono Brake Astra Indonesia yang memiliki 1200 karyawan dan berambisi menjadi produsen brake nomor satu di Asia tidak membutuhkan teknologi canggih untuk digitalisasi. “Yang penting teknologi tersebut simple dan  bermanfaat buat perusahaan. Teknologi IoT untuk meningkatkan produktivitas dimana kita saving time sekitar 20 – 30 persen” katanya.

Sementara itu, Alfian Manullang, VP Internet of Things Telkomsel mengatakan, solusi Internet of Things (IoT) Smart Manufacturing Telkomsel mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan safety di perusahaan manufaktur.

Baca juga: Chandra Asri Gandeng Darwinbox untuk Digitalisasi Proses Kerja SDM

“Kita bukan hanya memberikan produk tapi juga solusi. Kita lihat pain point yang paling tinggi, dilihat berbagai aspek, termasuk cyber security, service delivery, after sales secara end to end. Setiap industri punya pain point masing-masing, sehingga perlu duduk bareng mana yang harus di-solving lebih dahulu,” papar Alfian.

Solusi Telkomsel IoT Smart Manufacturing memungkinkan terciptanya industri manufaktur yang berkesinambungan, karena produksi produk manufaktur dilakukan melalui proses terintegrasi yang lebih ekonomis, sehingga dapat meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan melalui konservasi energi dan sumber daya alam.

Sustainable  manufacturing juga merupakan salah satu area capaian SDGs yang dicanangkan oleh PBB dan pemerintah dengan berpedoman pada Rencana Aksi Nasional Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, terutama terkait dengan upaya untuk memastikan akses universal ke energi yang terjangkau dan andal pada tahun 2030; memastikan proses pekerjaan yang produktif sekaligus aman, terjamin, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di seluruh industri; serta memastikan infrastruktur yang andal, tangguh, dan dapat mencapai pertumbuhan ekonomi selagi juga mengatasi tantangan lingkungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.