Masyarakat Indonesia Makin Hobi Belanja Online

0
1220

belanja online

Perkembangan pesat teknologi kian berpengaruh pada perilaku konsumen di seluruh dunia, termasuk dalam melakukan transaksi komersil.

Menurut riset SAP yang berpusat di London pada Agustus 2013 lalu, dalam 12 bulan terakhir, responden di Asia-Pasifik kini mulai gemar berbelanja barang maupun jasa secara online (70%). Angka tersebut hanya ‘kalah tipis’ dari preferensi responden untuk melakukan pembelian di tempat (73%).

sementara itu, berdasarkan survei terpisah yang dilakukan oleh jaringan agensi media Mindshare mengenai motivasi online di 33 negara, Indonesia menduduki peringkat ke-13 dalam hal motivasi penggunaan media digital untuk transaksi komersil.

Tren tersebut tentu menuntut industri di Indonesia untuk mulai memanfaatkan berbagai macam teknologi guna memudahkan para konsumen. Para pelaku bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga tak boleh ketinggalan.

Untuk mendukung kesiapan para pelaku bisnis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi era Asean Economy Community (AEC) pada 2015, Fortune PR berkolaborasi dengan BISA (Business Indonesia Singapore Association) untuk memudahkan UMKM Indonesia yang ingin melebarkan sayap ke pasar global.

“UMKM di Indonesia berpotensi besar untuk menjadi merek terkemuka dunia, karena itulah kualitas dan kemampuan kompetitif harus ditingkatkan baik di pasar lokal maupun internasional,” tutur  Managing Director Fortune PR, Indira Abidin.

Stephanus Titus, Pendiri BISA menambahkan bahwa “Singapura adalah pusat dagang di Asia Tenggara, sekaligus pintu gerbang menuju pasar mancanegara. Kami akan mendukung UMKM di Indonesia melalui keahlian dan layanan kami masing-masing.”

“UMKM yang ingin merambah pasar Singapura atau kawasan Asia Tenggara lainnya akan mendapatkan dukungan melalui rancangan strategi komunikasi yang tepat sasaran,” tutup Indira. (***)

Editor: Wahid FZ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.