Tren Belanja Sambil Donasi

0
3765
belanja sambil donasi

Belanja sambil donasi menjadi salah satu strategi yang diterapkan perusahaan dalam mengedukasi konsumen. Tak hanya menjamin produk berkualitas, tapi juga melibatkan mereka dalam aksi sosial.

belanja sambil donasi

Penelitian Unilever Global beberapa waktu lalu menunjukkan fakta bahwa 54% konsumen telah bersedia memilih produk yang diproduksi secara bertanggung jawab dan memiliki misi sosial. Artinya, mayoritas ibu sebagai pembuat keputusan dalam rumah tangga membeli produk tidak hanya mempertimbangkan manfaat, harga, dan kualitas. Mereka menginginkan produk yang membuat mereka merasa ikut terlibat dalam sebuah tujuan mulia. Dengan banyaknya konsumen yang mempunyai kesadaran seperti ini, langkah menuju dunia yang lebih baik semakin mendekati tujuan.

Kini, konsumen memilih produk dalam jangka panjang, dapat didaur ulang, dan tentu saja memberi manfaat untuk keluarga. Tak heran jika beberapa perusahaan pun marak menggelar program belanja sekaligus donasi. Sebut saja Unilever melalui program BrightFuture, Dompet Dhuafa yang menggelar program Infak Pelanggan via kasir yang sudah bergulir sejak tahun 2006, Procter & Gamble (P&G) yang mengadakan program Berbagi Air Bersih, dan Johnson’s Baby dengan program inisiatif dalam mendukung program Kesehatan Ibu dan Anak.

Program terbaru diusung Johnson’s Baby melalui “Johnson’s Baby Sentuhan Penuh Harapan”. Inisiatif ini merupakan bukti nyata dari komitmen Johnson’s Baby dalam memberikan perawatan terbaik dan perkembangan holistik bagi bayi. Lakish Hatalkar, Presiden Direktur PT Johnson & Johnson Indonesia, mengatakan, melalui program yang berjalan selama dua bulan—yakni Juni-Juli 2017, perusahaan ingin mengajak para ibu di Indonesia untuk berjalan bersama dalam memberikan harapan baru bagi yang kurang beruntung di Indonesia agar dapat terus tumbuh dan hidup.

Sebagai salah satu inisiasi program kesehatan masyarakat—khususnya pilar kesehatan ibu dan anak, PT Johnson & Johnson Indonesia yang menggandeng Alfamart dan Save the Children memberikan cara termudah bagi seluruh ibu di Indonesia untuk berpartisipasi. Dengan melakukan pembelian minimum Rp25.000 produk Johnson’s Baby jenis apa pun di seluruh gerai Alfamart di Indonesia, Johnson’s Baby akan mendonasikan Rp500 kepada Save the Children.

Sejak September 2016, PT Johnson & Johnson Indonesia telah bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) mengenalkan program Pendidikan Kesehatan Keluarga sebagai bagian dari kemitraan strategis di Indonesia. Kemitraan ini didasarkan pada visi bersama kedua perusahaan untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan kesehatan dan penyakit.

Gandeng Ritel OfflineOnline

Jika Johnson’s Baby menggandeng Alfamart, lain halnya Procter & Gamble (P&G) yang merangkul PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan Wahana Visi Indonesia dalam program Berbagi Air Bersih. Dilaksanakan sejak tahun 2004, per tahun 2016 program ini telah membagikan lebih dari 11 miliar  liter air layak konsumsi kepada masyarakat di 85 negara melalui inovasi yang terdapat pada P&G Purifier of Water. belanja sambil donasi

Program yang berlangsung dari 1 Agustus 2016-30 September 2016 ini berhasil menarik konsumen Indomaret untuk berbelanja sambil berdonasi. Setiap pembelanjaan produk-produk P&G seperti Pantene, Head & Shoulders, Rejoice, Downy, Gillette, Pampers, dan Ambipur di Indomaret seluruh Indonesia, konsumen berarti ikut menyumbangkan air bersih layak konsumsi untuk kebutuhan sehari-hari.

Peluang kerja sama pun dilirik Dompet Dhuafa melalui penguatan sinergi dengan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) selaku peritel multiformat modern di Indonesia. Sinergi tersebut digulirkan dalam dua program utama, yakni Infak via Kasir dan penguatan program pemberdayaan UMKM Dayamart. Program Infak Pelanggan via Kasir jaringan ritel MPPA sendiri telah berjalan selama 11 tahun. Program ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beramal sambil belanja. Pelanggan dapat mendonasikan sisa kembalian belanja, pembulatan kembalian, atau bahkan nominal bebas.

Selain menjalin kerja sama dengan peritel modern, nyatanya banyak pula perusahaan yang menggandeng e-commerce. Sebut saja Unilever yang berkolaborasi dengan Blibli.com dalam kampanye BrightFuture yang mengusung tema “Selamat Tinggal Dunia Lama”. Kegiatan BrightFuture secara online ini dilakukan pada 1-31 Desember 2016 lalu. Jika berbelanja di Blibli.com untuk produk Lifebuoy, Domestos, Vixal, Pepsodent, Rinso, dan Blue Band, maka konsumen sudah mendonasikan Rp1.000 untuk kegiatan BrightFuture. Hasil donasi yang terkumpul disalurkan untuk program edukasi kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan komunitas di sekitar area publik di lima kota, yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Medan, dan Makassar.

Tahun 2017 juga dimanfaatkan PT Samsung Electronics Indonesia bersama Lazada untuk berkontribusi aktif dalam isu-isu sosial di Indonesia—terutama bidang pendidikan. Melalui program #SamsungBerbagi yang digelar bulan Maret-Mei 2017 lalu, donasi berupa 1.500 buah buku dan 150 mainan edukatif telah disalurkan kepada anak-anak di Maluku, melalui Yayasan Heka Leka. Kolaborasi antara Samsung dan Lazada bermula dari keberadaan Samsung Official Online Store, yang merupakan kanal khusus penjualan produk-produk Samsung di halaman situs Lazada.co.id.

Banyaknya kemitraan strategis yang dibangun perusahaan tentu saja memberikan asumsi bahwa berbelanja sambil berdonasi mendapat perhatian dari konsumen—khususnya kategori perempuan. Semisal yang diutarakan salah satu ibu rumah tangga, Septi Anggraeni (35 tahun). Dia tak keberatan ikut terlibat dalam donasi yang digelar perusahaan tertentu. Hanya saja, donasi yang terkumpul dapat dipaparkan secara transparan seperti jumlah donasi dan aliran dana.

Fisamawati

MM.07.2017/W

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.